<p><strong>DALUNG (27/01/2026)</strong> - Kegiatan Sosialisasi sekaligus Pembinaan Percepatan Penanganan Sampah oleh Kementerian Lingkungan Hidup bersama Mahasiswa Universitas Warmadewa di Desa Dalung pada Selasa (20/1) yang bertempat di Ruang Rapat Kantor Perbekel Dalung dan Rumah Warga. Kegiatan ini dihadiri oleh Penyuluh Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusa Tenggara Arrum Erfandari, S.T.P beserta tim., Sekretaris Desa Dalung I Made Trimayasa, S.E., Ketua BPD Dalung Drs. I Nyoman Waga, M.Si., Ka.Si Kesejahteraan Masyarakat I Wayan Gede Trinia Wijaya, S.E beserta staf., Dosen Pembimbing Lapangan Universitas Warmadewa I Gusti Ngurah Sanjaya, S.E., M.Si.,Ak.,CA., Kelian Banjar Dinas se-Desa Dalung dan Mahasiswa Universitas Warmadewa.</p> <p> </p> <p>Adapun maksud dan tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah sebagai wadah sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat mengenai tata kelola sampah sekaligus survei lapangan dan evaluasi yang merupakan langkah strategis penanganan sampah untuk meminimalisir sampah yang masuk ke TPA. Survei ini dilakukan pengambilan sampel di beberapa masyarakat di masing-masing banjar se-Desa Dalung. Diharapkan melalui kegiatan ini pemerataan edukasi, kesadaran mengenai tata kelola sampah dan penggunaan fasilitas sampah yang tersedia dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat di Desa Dalung.</p> <p> </p> <p>Dalam sesi wawancara yang dilakukan seusai kegiatan, Ibu Arrum Erfandari menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan sosialisasi, pembinaan sekaligus survei lapangan yang diselenggarakan. Beliau menyebutkan bahwa kegiatan atau program ini diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup dengan melibatkan sejumlah perguruan tinggi yang ada di Provinsi Bali.  <em><strong>“Kementerian Lingkungan Hidup atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup melaksanakan kegiatan percepatan penanganan sampah Provinsi Bali terutama di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Kita mengajak mahasiswa dari 4 universitas, yaitu Universitas Warmadewa, Universitas Udayana, Instiki dan Universitas Pendidikan Nasional,”</strong></em> ujarnya. </p> <p> </p> <p>Ibu Arrum turut menjelaskan terkait mekanisme pembagian wilayah pelaksanaan kegiatan yang melibatkan empat universitas di Provinsi Bali tersebut dan diharapkan kolaborasi ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan kegiatan. <em><strong>“Dari keempat universitas itu masing masing telah terdaftar sejumlah mahasiswa yang kemudian dibagi menjadi kelompok-kelompok. Kelompok-Kelompok ini ada sekitar 20 mahasiswa terjun ke masing-masing desa,”</strong></em> tambahnya.</p> <p> </p> <p>Dalam kegiatan ini Tim C dari Universitas Warmadewa memperoleh penugasan di Desa Dalung. Dosen Pembimbing Lapangan dari Universitas Warmadewa turut menyampaikan apresiasi serta menuturkan terkait kegiatan atau program sosialisasi, pembinaan, serta survei lapangan yang mana merupakan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi dan masyarakat guna membahas mengenai tata kelola sampah yang menjadi isu penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. <em><strong>“Saya pada kesempatan yang baik ini sebagai dosen pembimbing lapangan. Program ini adalah program Kementerian Lingkungan Hidup yang bekerja sama dengan beberapa lembaga pendidikan yang ada di bali, khususnya Universitas Warmadewa. Mengenai materinya tidak lain tidak bukan berbicara tentang tata kelola sampah,” </strong></em>pungkasnya diwawancarai selepas kegiatan pada Selasa siang hari.</p> <p> </p> <p><strong>(KIMDLG-013).</strong></p>
Kementerian Lingkungan Hidup Bersama Universitas Warmadewa Gelar Sosialisasi Pembinaan Percepatan Penanganan Sampah di Desa Dalung
27 Jan 2026